1.
Cerita Hewan Fabel : Dongeng Rusa dan
Kura-Kura
Hiduplah
seekor rusa pada zaman dahulu. Ia sangat sombong lagi pemarah. Sering ia
meremehkan kemampuan hewan lain.
Pada
suatu hari si rusa berjalan-jalan di pinggir danau. Ia bertemu dengan kura-kura
yang terlihat hanya mondar-mandir saja. "Kura-kura, apa yang sedang engkau
lakukan di sini?"
"Aku
sedang mencari sumber penghidupan," jawab si kura-kura.
Si
rusa tiba-tiba marah mendengar jawaban si kura-kura. "Jangan berlagak
engkau, hei kura- kura! Engkau hanya mondar-mandir saja namun berlagak tengah
mencari sumber penghidupan!"
Si
kura-kura berusaha menjelaskan, namun si rusa tetap marah. Bahkan, si rusa
mengancam akan menginjak tubuh si kura-kura. Si kura-kura yang jengkel akhirnya
menantang untuk mengadu kekuatan betis kaki.
Si
rusa sangat marah mendengar tantangan si kura-kura untuk mengadu betis. Ia pun
meminta agar si kura-kura menendang betisnya terlebih dahulu. "Tendanglah
sekeras-kerasnya, semampu yang engkau bisa lakukan!"
Si
kura-kura tidak bersedia melakukannya. Katanya, "Jika aku menendang betismu,
engkau akan jatuh dan tidak bisa membalas menendangku."
Si
rusa kian marah mendengar ucapan si kura- kura. Ia pun bersiap-siap untuk
menendang. Ia berancang-ancang. Ketika dirasanya tepat, ia pun menendang dengan
kaki depannya sekuat-kuatnya.
Ketika
si rusa mengayunkan kakinya, si kura-kura segera memasukkan kaki-kakinya ke
dalam tempurungnya. Tendangan rusa hanya mengenai tempat kosong. Si rusa sangat
marah mendapati tendangannya tidak mengena. Ia lantas menginjak tempurung si
kura-kura dengan kuat. Akibatnya tubuh si kura-kura terbenam ke dalam tanah. Si
Rusa menyangka si kura-kura telah mati. Ia pun meninggalkan si kura-kura.
Si kura-kura berusaha keras keluar dari tanah. Setelah seminggu
berusaha, si kura-kura akhirnya berhasil keluar dari tanah. Ia lalu mencari si
rusa. Ditemukannya si rusa setelah beberapa hari mencari. "Bersiaplah
Rusa, kini giliranku untuk menendang."
Si rusa hanya memandang remeh kemampuan si kura-kura.
"Kerahkan segenap kemampuanmu untuk menendang betisku. Ayo, jangan
ragu-ragu!"
Si kura-kura bersiaga dan mengambil ancang-ancang di tempat
tinggi. Ia lalu menggelindingkan tubuhnya. Ketika hampir tiba di dekat tubuh si
rusa, ia pun menaikkan tubuhnya hingga tubuhnya melayang. Si kura-kura
mengincar hidung si rusa. Begitu kerasnya tempurung si kura-kura mengena hingga
hidung si rusa putus. Seketika itu si rusa yang sombong itu pun mati.
Pesan Moral dari
Cerita Hewan Fabel : Dongeng Rusa dan Kura-Kura adalah jangan sombong dan
meremehkan kemampuan orang lain. kesombongan hanya akan mendatangkan kerugian
dan penyesalan di kemudian hari.
2.
Kumpulan Cerita Hewan Fabel : Anjing Gunung,
Keledai dan Macan Tutul
Suatu hari seekor keledai pergi mencari seekor anjing gunung ke
sebuah gunung yang sangat tinggi, keledai itu sengaja mencari anjing gunung
untuk berburu bersama di sebuah hutan yang cukup lebat dan tidak lama keledai
itu menaiki gunung akhirnya dia menemukan seekor anjing gunung sedang berjalan.
Kemudian anjing itu dia ajak untuk berburu bersama dan akhirnya anjing gunung
itu menerima ajakan dari sang keledai, kini sang keledai dan anjing gunung
pergi ke hutan lebat itu namun sebelum mereka memasuki hutan itu sang keledai
menemui seekor mancan tutul yang sedang tiduran di sebuah pohon besar. Sang
keledai kemudian mengajak macan tutul itu pergi berburu bersama dan macan tutul
itupun menerima ajakan sang keledai.
Setelah sang keledai mengumpulkan teman berburunya yaitu Anjing
gunung dan Macan Tutul kini mereka pergi bersama-sama memasuki hutan lebat
untuk berburu bersama, mereka menangkap hewan-hewan dengan kerjasama yang baik
hewan apapun bisa mereka tangkap dengan mudah mereka berburu mulai dari pagi
hari sampai dengan sore hari. Mereka berhasil mengumpulkan hewan-hewan
tangkapannya kemudian mereka bawa ke tempat terbuka dan mereka tumpuk
hewan-hewan hasil buruan mereka. Hewan hasil buruan mereka terdiri dari seekor
kelinci, kambing, rusa, kerbau, kijang dan uncal, kini waktunya mereka
membagi-bgaikan hewan tangkapan mereka.
Sang macan tutul menunjuk sang keledai untuk membagi hewan-hewan
itu “Keledai silahkan kau bagi makanan-makanan itu” Perintah sang macan tutul
lalu keledai itu menghitung dengan cermat hewan tangkapan itu, setelah sang
keledai menghitung dia membagikan hewan-hewan itu secara adil dengan membagi
tiga bagian yang sama banyak. Melihat pembagian itu sang macan tutul sangat
marah kemudian dia menerkam sang keledai hingga keledai itu mati dan kini
tumpukan makanan telah bertambah. Kemudian sang macan tutul menoleh ke arah
anjing gunung “Sekarang kamu bagikan hewan-hewan itu”. Perintahnya dengan
marah, kini sang anjing gunung mendekati makanan itu dia menumpukan kembali
hewan-hewan yang telah dibagikan oleh sang kedelai menjadi tumpukan yang besar
kemudian dia menggigit seekor kelinci di mulutnya untuk dirinya sendiri, itupun
hanya seekor kelinci yang dagingnya sangat kecil dan tidak begitu berarti untuk
sang macan tutul.
Macan
tutul yang tadinya marah kini mulai reda dia melihat keputusan sang anjing
gunung dengan tersenyum “Kau sangat pandai dalam mengambil sebuah keputusan
wahai anjing gunung, kau membagikan makanan ini dengan sangat adil apakah kau
mempelajarinya dari sang keledai?”. Tanya sang macan tutul “Ya aku belajar dari
sang keledai” jawab anjing gunung itu sambil pergi dari hadapan sang macan
tutul “aku juga tidak mau mengulangi nasib sama dengan keledai itu” celetuk
sang anjing. Dalam hatinya anjing gunung sangat kecewa dengan keserakahan macan
tutul, dia berjanji tidak akan bekerjasama dan membantu macan tutul di kemudian
hari.
Pesan Moral dari
Kumpulan Cerita Hewan Fabel : Anjing Gunung, Keledai dan Macan Tutul adalah
sifat serakah dan curang akan membuat orang lain menjauhi kita. Dan pada suatu
saat kita butuh bantuan orang lain mereka tidak akan mau membantu.


No comments :
Post a Comment