Blooming Sparkly Red Rose

Lowongan kerja online, nyata!

Friday, November 20, 2015

Sherina : saudari dari negeri seberang

Sherina :
Saudari Dari Negeri Seberang

            Aku harus tetap berlari, aku mencoba menoleh kebelakang. Namun aku tak melihat dua wanita iblis itu lagi. Langkahku kuhentikan, dengan napas teregah-egah.” Aku percaya, Sherina akan kembali lagi. Aku akan tetap pergi ke rumah saudariku itu!” ucapku. Tiba-tiba dua wanita iblis itu muncul di depanku, dengan cepat aura kematian menghampiriku. Aku tak dapat bergerak, badanku cepat lemas.” Kita bertemu lagi Sherina, aku piker kau sekuat yang dulu!. Kali ini kupastikan kekasihmu sangat sedih atas kehilanganmu, kematian itu tak sakit”ucap lenoza.” Ya, akan kami percepat kematianmu. Kau tak usah khawatir…”ucap lenoxa.” Sudah kubilang aku bukan Sherina! Aku adalah Anita”ucapku mencoba membela. Namun apa daya mereka adalah mata iblis yang dengan cepat dapat membunuh siapa saja.
            Perlahan-lahan tubuhku terambung ke angkasa, aura kematian muali menyelimuti tubuhku. Cahaya rembulan tak lagi kulihat, semuanya mulai terasa gelap. Napasku mulai menyempit, sesak rasanya. Aku mulai tak sadarkan diri, di dalam diriku, aku melihat Sherina. Sherina menarik tanganku keluar dari kegelapan dan aku terjatuh dari ambungan kegelapan itu.
            Aku tak mendengar namun aku melihat sekilas sebelum aku benar-benar menutup mataku kembali. Seseorang mencoba melawan wanita iblis itu, mereka bertempur dengan kekuatannya.
***
            Aku membuka mataku perlahan-lahan, kulihat tak jauh dariku ada api unggun. Dalam hatiku mulai bertanya-tanya,” Sherina? Apakah kau itu saudariku? Kupikir kau tak akan pernah menjemputku?” ucapku. Namun tidak, itu bukan dia. Seorang wanita menuju kemari,” Aku bukan Sherina? Aku Putri Lin, kau bisa panggil aku Lin saja. Aku menemukanmu saat aku ingin di habisi oleh dua wanita iblis itu! Ini minumlah, ini bisa memulihkan keadaanmu”ucap Lin.” Terima kasih telah menyelamatkanku, aku Anita” ucapku sambil meminum air putih itu.” Hem…ngomong-ngomong kau ada masalah apa dengan pangeran Richard itu?”tanyanya.” Ya dia pikir aku adalah Sherina, aku tak sengaja ke luar batas wilayah Briand. Aku sungguh-sungguh, aku hanya ingin pergi ke bukit Flower itu saja” ucapku.” Oh, begitu. Tujuan kita berbeda, mungkin besok kita akan berpisah, jadi mungkin kau harus berhati-hati. Pangeran Richard tidak akan menyerah begitu saja, aku yakin aka nada banyak utusan untuk membunuhmu”ucapnya.” Ya terima kasih, aku akan berhati-hati”ucapku. Malam ini aku merasa sangat beruntung, karena aku telah di selamat kan oleh Lin. Jika tidak, nyawaku benar-benar akan melayang bebas selamanya.
***
            Suara burung berkicau merdu, udara yang sejuk. Hutan ini seperti telah mencoba membangunkanku dari tidur nyeyak. Lin telah bangun lebih awal, dia telah menyiapakanku makanan. Aku sangat berterima kasih kepadanya, namun yang keluar dari mulutnya adalah kau memang seorang putri, Putri Sherina. Setalah ia ucapkan itu, dia pergi kea rah timur. Ia menelusuri hutan ini. Aku mendengar ucapan itu terdiam bisu, aku terpikir apakah ia tau sebenarnya.

            Setelah sarapan aku pergi ke utara, tak beberapa lama aku melihat air terjun yang sangat indah. Aku mulai mencuci wajahku dengan air itu, namun aku melihat bayangan wajahku memang mirip dengan Sherina.” Apakah itu kau saudariku, kupikir kau di kota adalah teman yang baik. Ternyata kau adalah pemimpin di sini”ucapku.
bersambung....

No comments :

Post a Comment