Blooming Sparkly Red Rose

Lowongan kerja online, nyata!

Friday, September 19, 2014

Nitta his lifetime journey

Nitta his lifetime journey
Karya : anita

sebagai pemegang kekuasaan tentu tidaklah mudah berbagai rintangan telah menanti,kadang waktupun menjemput diriku.
nitta : maria tunggu…!.
maria : apa nit?.
nitta : lantas kan bila kau tau,kau tau juga apa sebabnya.
maria : ah…kau ini,tidak sepertinya nit!katanya dia akan menikah dengan perempuan lain.
nitta : benarkah itu maria!.
maria : tentu saja buat apa aku bohong ini undangan untukmu dari hyun!.(sambil memberikan undangan)
nitta : jadi ini serius bukan?.
maria : ah…..tentu saja tidak ,selagi engkau temanya dia juga ingin kau hadir nit?.
nitta : lantas kemaren hyun seperti itu padaku.
maria : nit,tentu kau salah sangka dia kakakmu apa salahnya!.
nitta : percuma saja ia mengundangku keacara dia kan!.
maria : benar juga ya!,sudahlah kita kekampus yuk!.
            Pagi itu memang tak sesuai isi hati ini,tetapi ada kala kebenaran untukku. Pagi ini pula aku menjadi siswa baru  disebuah universitas ini tugas utama misiku adalah mencari tau tentang keluarga Victoria. Victoria adalah seorang perempuan dari VI,Victoria juga dikenal dengan sebutan gadis senjata karena nama itu adalah julukan untuk ia.jika kau pandang ia dari penampilan saja kau tak bisa menilainya dari sananya saja tetapi juga dari isinya ia sangatlah harus kau waspadai,terror politik dunia antara dia dan ayahnya sangat mengancam keselamatan diri kau tau pembaca?.
            Hari pertama aku berkenalan dengan boy,nicky,Michel,dan tentu siapa tak kenal dosen yang bersamaku pagi ini dan ia adalah drs.prof.maria SH.MM. pagi ini juga aku bisa berkenalan dengan gadis itu,Victoria. Bukan Victoria yang harus kau waspadai tetapi ayahnya kau tau seorang penjahat yang kejam.
            Misi ayah Victoria pertama di London: namun sayang tak berhasil namun ia sempat kabur dari pelucutan senjata itu berkat anaknya,Victoria.ke-2 didesa ia juga sempat seperti itu sayangnya ayahnya kehilangan impiannya ia dipecat saat ia telah diketahui oleh atasannya bahwa ia menyalahkan dana yang ia berikan.ke-3 ia sempat dipenjara selama 10 tahun akibat rahasianya selama ini terbongkar namun itu tak menyurutkan pikiranya untuk menghancurkan kota. Ke-4 ini yang terparah tentang masalalu ku dan ayahnya. Hampir semua keluargaku meninggal akibat ayah Victoria ia menawan keluargaku serta aku hanya aku yang hidup kini aku yang akan membunuh mereka(keluarga Victoria)sebagai tanda balas dendam dari keluargaku.
            Tetapi kali ini aku berhasil mengenal salah satu anggota keluarganya(Victoria). Ia bahkan mengajakku kerumahnya untuk melihat-lihat dan mengikuti pesta dirumah Victoria .2 hari kemudian pesta pun dimulai betapa tidak pesta dimulai dengan kemewahan,megah,dan keamanan dijaga ketat tapi sayang orang sepertiku tak ada yang tau. Hampir ½ makanan telah ku campurkan obat tidur,obat tersebut akan bekerja selama satu jam saja. Makanan  akan dimakan oleh semua undangan. ketika pesta dimulai dan semua memakan makanan itu  mereka mulai terjatuh tertidur saat itulah aku mulai menjalankan aksiku. Dengan begitu aku bisa dengan mudah aku membawa ayahnya Victoria pergi dari sana. Ketika mereka bngun aku sudah berada disana.ketika mereka bangun aku sudah ada di sana berpura-pura tidak tau,tetapi ayahnya Victoria tidak ada di sana telahku sekap jauh-jauh dari tempat ini.Dimarkas,maria mengatasi dan mengamati jalan rencana balas dendam ini.
            Besok harinya kulihat dirumah Victoria semua penjaga mulai mencari ayah Victoria,sayangnya mereka tak tau akulah pelaku dibalik ini semua. Para polisi atau pengawal atau anggota badan resmi presiden tentu sibuk mencari ayah Victoria,segala macam upaya telah dilakukan untuk mencari VI. Namun aku,aku tak akan pernah melepaskan keluarga ini sebelum kematian keluargaku tak terbalaskan akibat keluarga ini. Setelah melihat-lihat aku pergi dari rumah Victoria,dan untuk sebuah informasi aku menelpon anaknya dengan nomor berbeda.
            “kepada anak VI bernama Victoria diharapkan memenuhi syarat ini demi ayahmu bila ingin ia selamat!”ucapku saat telepon dariku itu diangkat.” Dimana dia,aku ingin bicara pada ayahku?”jawabnya.” baiklah,kau tau mau rupanya bagaimana kalau 1 jam untuk ayahmu 2 kali tembakan dikepala dalam 4 peluru!”ucapku lagi.”baiklah,akan kupenuhi permintaanmu!”jawabnya. “ aku hanya minta pengakuan keluargamu dengan jujur terhadap keluarga yang pernah ayahmu tekan!”jawabku lalu telepon itu kuputus.
            Sebenarnya ketika aku bicara telah ada merekam dan mencari sinyal dimana keberadaanku. Namun sayang  semua telah berpindah tangan ke Maria,dosen itu. Ia adalah orang yang sama sepertiku namun ia tak sekejamku.
            Misi pertemuan telah direncanakan dikereta api tempatnya,sebenarnya orang bodoh mana yang hendak ketempat itu untuk mengadakan pertemuan yang pasti bila disana tentulah terjebak. Dunia ini luas ada jalannya semua itu,misi pertama ini dijalankan dijepang,Hongkong,Taiwan,dan Korea. Terutama pada kota-kota penting dan besar itu telah dipasangkan bom kecil yang jumlahnya beribu-ribu ditiap bangunan kota oleh pasukan Maria yang lain.
            Pertama diledakan tak jauh dari stasiun itu,baru di stasiun kereta api. Dan yang parahnya mereka tak akan mendapatkan semua itu. pukul 20.00 bangunan dikota hampir tak tersisa,ratusan,ribuan orang tewas mengenaskan. Bahkan presiden pun mulai bingung,rebut dengan situasi. Bagiku wajar saja ini tak seberapa,dan ini adalah permulaan.
            Sebenarnya dulu aku bukanlah teroris tetapi anak perempuan yang baik,tetapi ketika ayah Victoria melakukan penembakan dan penyergapan kepada keluargaku yang tak bersalah. Sebenarnya keluargaku dituduh bahwa keluargakulah teroris yang dicari pemerintah padahal ialah teroris itu. lantas wajar atau wajibkah itu untuk kudapatkan?hanya aku yang tertinggal disini,mereka semua pergi jauh dariku. Tetapi apa halnya dengan sipenuduh itu,ia mendapatkan junjungan tinggi dari pemerintah tetapi apa disbanding dengan keluargaku!jauh berbeda seperti telah disapu ombak. Dan itu kejadian masa dulu kini harus kubalas kematian keluargaku.
            Besok paginya,Victoria masih bingung siapa pelakunya. Kulihat itu dari ruangan dimana ayahnya berkerja. Polisi atau apa pun itu sedang menjaga rumah itu,dikawal ketat. Tetapi masih bisa diletakkan bom dirumah itu diruas-ruas kecil tentunya.
***
            Kembali ke markas…
Sementara itu Maria selalu mencek ulang keadaan,
Maria : hey tuan!apakah Anda tau saya mau kemana?anday tuan tau ya pasti akan membunh saya. Presiden atau puteri Anda berserta istri Anda atau Anda yang akan mati lebih dulu bagaimana?.
VI : rupanya kau,Maria penghianat kau!
Maria : biar saja aku penghianat,kau juga dulu menghianatiku. Kukira mereka tak mati tetapi apa,apa yang kau lakukan mereka mati kau bunuh!. Ka berserta istri Anda atau Anda yang akan mati lebih dulu bagaimana?.
VI : rupanya kau,Maria penghianat kau!
Maria : biar saja aku penghianat,kau juga dulu menghianatiku. Kukira mereka tak mati tetapi apa,apa yang kau lakukan mereka mati kau bunuh! Kau ingat itu?..
VI : awas kau maria,akan kubalas perbuatanmu itu!.
Nitta: maria lebih baik kita bunuh saja dulu ia,baru kita ledakkan negeri ini seperti yang ia lakukan pada kita!.
Maria : (memeriksa computer) tidak,kita sudah terlacak!...
Nitta : Apa?.
Maria : mereka menuju kemari!.
Nitta : bagus..lebih baik kita pergi dulu!haha..ayo maria?
Maria : baik.
            Hari itu kami sial rupanya sudah ada yang tau rumah ini. Tetapi tenag rencana berjalan lancer. Sementara itu pasukan prajurit penyelamat datang dan menyelamatkan VI namun,ketika itu aku dan Maria menekan tombol itu hingga meledaklah rumah itu tanpa bekas dan tak tersisa apapun. Kini tuan matilah menyusul ketiadaanmu.
Maria : indah sekali,kini tugas kita menyalurkan video ini.
Nitta : ya tentu,video itulah untuk membantu kita tetapi masih ada satu tugas lagi Maria!
Maria : ya,anaknya masih ada dirumah itu.
            Siang itu 2 bangunan serta keluarga penuduh itu mati,kini langkah kami tak ada lagi yang akan menghalangi. Sebagai hiburan kami pergi ke kota yang indah. Sementara itu presiden menonton video itu yang kami kirim untuknya,kini ia paham dendamku itu. tetapi presiden masih marah pada kami,ia terus memerintahkan bawahannya untuk mencari kami.

SELESAI

No comments :

Post a Comment